Besaran Gaji Pantarlih Pilkada 2024 dan Masa Kerjanya

Gaji Pantarlih Pilkada 2024 dan Masa Kerja
Honor Pantarlih Pilkada 2024. (Dok. GerakInklusi.id)

Menjelang Pilkada 2024, tak sedikit masyarakat yang berlomba-lomba untuk menjadi Pantarlih. Lantas, berapa besaran gaji Pantarlih Pilkada 2024 dan masa kerjanya?

Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) bertanggung jawab untuk memverifikasi dan memvalidasi data pemilih agar tidak ada kekeliruan dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Pantarlih akan memastikan data pemilih dalam Pilkada 2024 akurat dan mutakhir. Namun, berapa besaran gaji yang diterima oleh Pantarlih di Pilkada 2024?

Besaran Gaji Pantarlih Pilkada 2024

Berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 472 Tahun 2022, gaji Pantarlih untuk Pilkada 2024 telah ditetapkan sebesar Rp 1.000.000 per bulan.

Jumlah ini meningkat sebanyak Rp 200.000 dibandingkan dengan Pilkada 2019, yang hanya Rp 800.000 per bulan.

Selain gaji pokok, Pantarlih juga berhak mendapatkan santunan jika terjadi kecelakaan kerja, dengan jumlah santunan yang bervariasi antara Rp 8,25 juta hingga Rp 36 juta tergantung pada tingkat keparahan cedera yang dialami.

Masa Kerja Pantarlih di Pilkada 2024

Masa kerja Pantarlih di Pilkada 2024 berlangsung selama satu bulan, dari 24 Juni hingga 25 Juli 2024. Dalam periode ini, mereka akan melaksanakan tugas verifikasi dan validasi data pemilih di lapangan.

Pantarlih harus memastikan semua data pemilih tercatat dengan benar dan menghindari adanya kekeliruan dalam DPT. Tugas ini sangat penting untuk menjamin kelancaran proses pemilihan dan keakuratan data pemilih di Pilkada 2024 mendatang.

Kapan Gaji Pantarlih Cair?

Gaji Pantarlih akan dibayarkan setiap bulan selama masa kerja mereka. Berdasarkan Keputusan KPU Nomor 475 Tahun 2024, masa kerja Pantarlih dimulai pada 24 Juni 2024 dan berakhir pada 25 Juli 2024.

Gaji bulan pertama akan dicairkan di awal masa kerja setelah melalui proses pelantikan dan pembekalan. Selanjutnya, gaji untuk bulan kedua akan dibayarkan di akhir masa tugas mereka.

Dalam proses pendaftaran dan seleksi Pantarlih, KPU menerapkan prosedur yang transparan dan akuntabel. Hal ini dilakukan untuk memastikan hanya individu yang memenuhi persyaratan dan siap melaksanakan tugas dengan baik yang terpilih sebagai Pantarlih.